Melihat Dunia dengan Kamera 360

Melihat Dunia dengan Kamera 360

Ada yang unik pada helatan upacara 17 Agustus tahun ini di istana negara, tak hanya disiarkan langsung oleh stasiun televisi secara konvensional, melalui akun resmi Youtube Jokowi,  upacara HUT RI ke 71 ini bisa dilihat secara langsung dengan pemandangan berbeda yakni dengan kamera 360. Tak hanya di luar istana, bahkan siaran dengan kamera 360 juga ada di dalam istana.

Ada tiga kamera 360 yang diletakkan di sana yakni kamera Ricoh tipe Theta S milik Youtuber Dennis Adhiswara. Ya Ricoh merupakan salah satu brand dunia fotografi yang tak ketinggalan mengeluarkan jenis kamera yang sedang ngehits setelah kehadiran beragam action cam. Kini kamera 360 banyak digunakan bukan hanya untuk keperluan profesional namun juga digunakan para pehobi, dan kamera 360 jenis home use ini sudah mudah didapat. Kamera 360 jauh sebelumnya sudah dikenal bagi para pehobi selfie, namun yang sudah dikenal ini merupakan aplikasi di android maupun iOS.

Seluas Sudut Pandang

Video 360 derajat juga dikenal sebagai video imersif atau video asperikal yakni hasil rekaman video yang bisa dilihat dari berbagai arah dalam waktu yang sama. Shot video inilah yang dihasilkan dari kamera omni directional yang terdiri dari dua atau lebih lensa kamera. Saat pemutaran hasil video dari kamera inilah kita bisa mendapatkan beragam sudut pandang di antarnya sebuah panorama. Karenanya kamera 360 didesain sedemikian rupa seperti saat ini sebagai evolusi dari kamera dengan lensa panorama.

Sudut pandang 360 derajat artinya akan berkaitan dengan horizontal dan vertikal, saat ini sudah memungkinkan benar-benar bisa 360 derajat baik horisontal maupun vertikal. Namun yang paling umum sudut pandang 360 derajat dan vertikal 180 derajat.

Resolusi Video Kamera 360

Resolusi gambar yang dihasilkan kamera 360 memiliki banyak varian, dari HD broadcast alias 1K (1280 x 720 pixels ) hingga 12K (12,000 x 6,000 pixels). Namun karena kamera 360 memiliki beragam POV, maka perhitungan resolusi perekaman akan “berbubah” ketika nantinya ditayangkan. Misal pada perekaman langsung 360 12K akan menjadi 4K saat video diputar setelah perekaman.

Menggunakan Kamera 360

Pada dasarnya bagaimana mengoperasikan kamera 360 tidak banyak berbeda dengan penggunaan kamera konvensional, nyaris sama dengan mengoperasikan action cam yang jauh lebih populer itu. Kamera dipasang dimanapun sesuai dengan keinginan dan kepelruan dengan penyangga atau mounting tertentu, bisa direkam dengan cukup menekan tombol record, atau disambungkan dengan video recorder atau storage yang letaknya terpisah dengan kamera.

Jika tidak dioperasikan langsung memalui fitur yang ada di kamera tersebut, kamera 360 bisa dikontrol melalui ponsel atau gadget lain dengan jaringan WIFI.

Berbagai Peruntukan

Walaupun dianggap sebagai inovasi yang dianggap masih baru, berbagai produsen kamera 360 telah membuat varian kamera yang disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Dan kebutuhan atau peruntukan itu di antaranya: untuk acara LIVE dengan YouTube sebagai platform, video art, pengasuhan anak (childcare), racing atau balapan, real estate, travel, kesehatan, event, dan keperluan kantor.

Untuk keperluan umum serta home use, kamera 360 akan lebih banyak digunakan sebagai video surveillance yang sebelumnya menggunakan kamera CCTV biasa. Jika CCTV mesti digunakan dengan banyak kamera atau satu kamera dengan tambahan alat penggerak, maka kamera 360 hanya cukup satu kamera saja. Efektifitas inilah yang menjadi pilihan ara pengguna.

LIVE YouTube

Kita bisa menikmati berebagai pengalaman orang lain saat ini melalui kanal YouTube secara langsung, termasuk peristiwa kirab bendera di istana negara Agustus lalu itu. NASA yang memiliki saluran 24 jam di YouTube bisa dinikmati seluruh dunia, bagaimana para astronot bekerja di luar angkasa dengan pemandangan yang memukau. Kini mereka mash menggunakan kamera konvensional, namun tak akan lama lagi bisa jadi mereka akan menggunakan kamera 360 sehingga kita bisa menikmatinya dari berbagai perspektif.

Video Art

Helatan seni seperti seni instalasi video telah menggunakan kamera 360 sebagai bahan ujicoba. Persektif yang tadinya hanya nampak satu sisi menjadi bisa dinikmati dari pelbagai sudut pandang. Kini seniman video bisa mengeksplorasi lebih jauh lagi bagaimana sebuah karya video menjadi tontonan yang bisa jadi ke depannya bisa benar-benar tanpak nyata.

Masih untuk keperluan seni, kamera 360 juga bisa digunakan sebagai video surveillance yang digunakan di ruang pameran. Kamera yang bukan saja digunakan sebagai pemantau pengunjung, namun bisa pula hasil gambarnya dinikmati sebagai seni itu sendiri.

Childcare

Kebutuhan video untuk pengasuhan anak baik di rumah, sekolah, atau tempat penitipan anak yang bisa dilakukan sepanjang waktu anak banyak terbantu dengan kamera 360 ini. Artinya setiap pergerakan anak bisa terpantau darri berbagai sudut pandang, sehingga pengawasan terhadap anak akan lebih efektif karena tidak ada celah yang memungkinkan anak “hilang” dari pantauan.

Racing

Bagi para penonton balapan baik mobil maupun motor, tentu terbiasa dengan tampilan point of view dari si pembalap, itu karena di kendaraan dipasang dua action cam yang menampilkan tampak depan dan tampak belakang si pembalap. Dengan kamera ini, penonton akan merasakan bagaimana menjadi seorang pembalap karena keterwakilan dari point of view tersebut. Dengan sudut tak terbatas, kamera 360 membuat point view ini menjadi lebih menarik lagi, karenanya penonton bisa melihat sisi mana saja yang ingin diperhatikan, bahkan melebihi perhatian si pembalap itu sendiri.

Travel

Hoby traveling kini sudah sangat populer, jalan-jalan sebagai refreshing menjadi pilihan menarik ketimbang aktifitas liburan lainnya semisal pergi ke pusat perbelanjaan. Mengunjungi tempat-tempat yang indah di beragam tempat di dunia kadang ingin kita perlihatkan juga pada orang lain, karenanya para traveller merekam momen-momen penting mereka. Dengan kamera 360, lokasi-lokasi bisa direkam dengan beragam sudut pandang.

Kesehatan

Dunia kedokteran telah lama menggunakan kamera sebagai alat bantu pada pelaksanaan operasi yang pelik. Kamera jenis tertentu yang sangat kecil bisa menelusuri tubuh manusia, sehingga dokter bisa memantaunya jauh sebelum operasi diakukan. Kamera 360 yang dikhususkan bagi kedokteran memungkinkan pengguna untuk melihat pelbagai sudut dalam tubuh manusia.

Berbagai Merk

Seperti halnya action cam yang lebih dulu populer, banyak produsen yang menawarkan kamera 360 baik untuk keperluan profesional maupun sebagai kebutuhan rumahan. Kodak, Ricoh, Nokia, Xiaomi, Giroptic, dan masih banyak lagi tentunya.

Kodak Pixpro360

Sebagai merk kamera paling lawas, kodak tak ingin ketinggalan dalam membuat inovasi kamera, termasuk kamera 360. Dengan harga kisaran 5jt-an rupiah, Pixpro360 keluaran kodak sudah lumayan bagus. Kualitas video high definition, serta sudut pandang horisontal 360 dan vertikal 180, kamera ini menjadi bisa menjadi pilihan untuk pemula.

Giroptic 360

Ukurannya mungil sebesar bola billiard, giroptic mengklaim sebagai kamera pertama dengan kualitas HD. Kelebihan dari kamera ini ada pada fasilitas sensor dan konektifitas yang sangat baik serta tahan air. Kamera Giroptic 360cam nampaknya cocok bagi para petualang atau pehobi traveling.

Elecam 360

Merk yang barangkali tidak banyak orang tahu, karenanya Elecam membandrol kamera ini sangat murah dibanding produsen kamera 360 lainnya. Walaupun murah karena memang hanya kisaran 2jt-an, Elecam 360 dilengkapi fasilitas WIFI yang berarti bisa dikendalikan melalui smartphone atau gadget lainnya.

Ricoh Theta S

Inilah kamera yang disebutkan di awal artikel ini, kamera yang digunakan kali pertama dalam kirab bendera di istana negara. Bentuknya menyerupai ponsel, harganya di atas rata-rata kamera 360 derajat lainnya, namun Theta S memiliki beberapa keunggulan. Selain menghasilkan video yang baik, kamera 360 produksi Ricoh ini juga menghasilkan still image atau foto yang sangat baik. Kelebihan atas kualitas gambar yang dihasilkan kamera tentu merupakan hal yang mesti diperhitungkan bahkan hal pertama yang semestinya dinilai. Salah satunya adalah bagaimana jika subyek atau lingkungan yang diambil gambarnya memiliki pencahayaan yang kurang, artinya fasilitas low light pada kamera menjadi penting di sini.

Ada harga ada rupa, barangkali ini memang cuku relevan ketika kita ditawarkan atau memilih peralatan atau barang. Namun yang jauh lebih penting, untuk apa sebetulnya peralatan tersebut kita miliki? Jadi selain budget yang kita miliki, sebelum memutuskan untuk membeli kamera 360 merk dan tipe tertentu baiknya kita mesti yakin untuk keperluan apa kamera tersebut kita punyai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *